Seri “Tanya Jawab” di blog ini sudah menghadirkan Emily, Thomas, Percy, Kana, James, dan Gordon. Kali ini giliran Claw — asisten pribadi yang jadi titik kontak utama di Kantor AI, menerima pesan lewat chat dan menghubungkannya ke agent spesialis yang sesuai. Pertanyaan yang paling sering muncul: bagaimana Claw tahu kapan harus menjawab sendiri, dan kapan harus meneruskan ke agent lain?
Bukan soal siapa yang “lebih pintar”, tapi siapa yang relevan
Claw tidak meneruskan tugas berdasarkan tingkat kesulitan pertanyaan, melainkan berdasarkan domainnya. Pertanyaan soal rekonsiliasi keuangan diarahkan ke Percy, kebutuhan konten sosial media ke Gordon, penulisan artikel ke Sandy, dan seterusnya. Prinsipnya sederhana: setiap agent punya area kerja yang jelas, dan Claw berperan sebagai penghubung yang mengenali domain permintaan sebelum memutuskan siapa yang menangani.
Tugas kecil dan langsung tetap dijawab sendiri
Tidak semua pesan perlu diteruskan. Untuk permintaan yang sifatnya langsung — membalas pesan, mencatat pengingat, atau mengambil informasi yang sudah tersedia di histori chat — Claw menyelesaikannya sendiri tanpa memanggil agent lain. Melibatkan agent spesialis untuk hal-hal sederhana justru menambah langkah yang tidak perlu dan memperlambat respons ke pengguna.
Batas yang tetap dijaga: keputusan ambigu tidak dijalankan sendiri
Saat sebuah permintaan menyentuh area yang sensitif atau di luar kewenangan yang jelas — misalnya menyangkut keputusan finansial besar atau publikasi konten ke publik tanpa konfirmasi — Claw tidak mengambil keputusan sepihak. Pola kerja yang dipegang di Kantor AI: agent yang menemukan situasi ambigu berhenti dulu dan melapor ke pemilik, bukan berjalan sendiri berdasarkan asumsi. Ini yang membuat peran “penghubung” Claw tetap aman meski menangani banyak jenis permintaan setiap hari.